PEMILU CANGGIH YANG AMAN
Pesta PEMILU 2009 memang sudah berakhir, tapi PEMILU itu sendiri akan terus berlangsung tiap 5 tahun sekali, sebagai perwujudan Demokrasi di Indonesia. PEMILU yang diketahui umum di Indonesia selama ini, masih dilaksanakan secara manual. Artinya, baik pemungutan dan penghitungan suara dilakukan secara manual, belum terkomputerisasi. Alasannya bukan karena SDM IT Indonesia tidak ada yang bisa mengupayakannya, -buktinya PT. C&C berhasil menciptakan aplikasinya- tapi mungkin karena banyak sebab lainnya.

Ini berarti, bukannya tidak mungkin suatu hari nanti Indonesia bisa menerapkan PEMILU yang terkomputerisasi. Klo begitu, tidak perlu jauh-jauh mencari aplikasi yang diperuntukkan bagi pelaksanaan PEMILU, karena di Indonesia juga sudah ada, kok! Namanya aplikasi FaceElection.
Namanya memang kurang familiar bagi kita, tapi kegunaannya sangat banyak. Diantaranya, adalah :
1) Real time sehingga data akan langsung disimpan dalam database
2) Lebih akurat, karena suara langsung tercetak setelah melakukan pemilihan berikut dengan bukti pemilihan dipegang oleh pemilih
3) Proses pemilihan lebih cepat karena terkomputerisasi dan perhitungan jumlah suara dapat dengan cepat diketahui
4) Lebih interaktif, dengan computer layar sentuh
Sedikit sharing pengalaman waktu berkesempatan jadi saksi di PEMILU kemarin, hmm….cukup melelahkan juga. Apalagi waktu penghitungan suara, bisa memakan waktu sampai hampir jam 01.30 malam.

Kemungkinan besar hal itu tak akan terjadi kalau saja penyelenggara memakai aplikasi ini, tentunya akan menghemat banyak waktu. Dan yang jelas, keamanannya sangat terjaga. Karena begitu pemilih selesai menentukan suara, hasilnya akan langsung dicetak pada 2 printer, yaitu yang terletak didalam bilik suara yang nantinya dijadikan bukti bagi pemilih bahwa ia telah melakukan pemilihan suara, dan print out satunya lagi akan langsung meluncur ke dalam sebuah kotak transparan di luar bilik. Sementara hasil suara juga telah tersimpan dalam database, setelah pemilih melakukan pemilihan suara. It’s a double protection!! So, ga akan ada lagi deh keluhan maupun tuduhan hasil pemungutan suara disabotase.
Yang bikin aplikasi ini berbeda dari yang lain adalah teknologinya yang menggunakan teknologi pengenalan wajah (Face Recognition Technology). Aplikasi ini sangat bermanfaat dalam mempertahankan kerahasiaan, tapi juga meminimalisasi kecurangan dalam pemilu, dan proses pemilihannya lebih interaktif.

Proses pelaksanaannya hampir sama dengan Pemilu pada umumnya, namun Face Election lebih terkomputerisasi. Ketika pemilih yang datang ke tempat pemungutan suara memberikan KARTU IDENTITAS NASIONAL, dan proses scaning berhasil maka akan tampil data dari pemilih. Apabila data tersebut cocok, pemilih dapat masuk ke dalam "BILIK PEMILU". Di dalam setiap Bilik Pemilu akan disediakan satu set Komputer yang telah ter-install oleh program kami, dengan menggunakan layar sentuh. Kemudian akan dilakukan verifikasi wajah Pemilih oleh komputer dan pemilih dapat menekan menu pilihan partai, dilanjutkan dengan memilih calon wakil rakyat setelahnya.

Klo ga salah (berarti bener, donk!), MenKomInfo 2009 saat ini juga orang IT. Kira-kira, bisa segera terlaksana PEMILU yang aman dan terkomputerisasi ga, ya?!! Hmm….We’ll just wait for it, then.








