
Wacana Pemilik Bank untuk memakai sidik jari sebaiknya dikaji ulang. Sistem absensi yang memakai sidik jari banyak sekali kelemahannya, jari kotor tidak ke detek, jari kedingingan tidak ke detek dan bahkan banyak orang yang garis di sidik jarinya sudah hilang (pekerja kasar, pekerja laboratorium,dll) bayangkan apabila sistem jari diterapkan pada sistem pengambilan uang di ATM, bisa - bisa perlu waktu satu hari satu malam karena sidik jari kita tidak ke deteksi !!!. Garis - garis di sidik jari kita juga dapat "DICOPY"dengan isolasi khusus sehingga bisa dibuat jari bohongan dari plastik yang luarnya ditempelkan isolasi tersebut. Nach BOBOL dong ATM kita !!! Bagaimana cara mengcopynya ? mudah aja kok misalnya kita ingin mengambil sidik jari seseorang kita ajak aja dia minum di cafe atau tempat minum lainnya. Nach gelasnya kita tempelkan Isolasi tersebut, mudah kan ? waduh bisa berapa banyak uang kita yang bisa diambil si pencuri, ya walaupun pasti si pencuri pernah ketemu kita. Cara amannya memang setiap minum di tempat umum atau di tempat kerja kita hilangkan sidik jari kita di gelas dengan sapu tangan, tapi apa sempet ? ...... Nach kami mohon berfikir dua kalilah kalau menerapkan sistem ini.
Kalau anda yang berkepentingan tidak mau memakai sistem yang saya ajukan (lihat tulisan saya di Pembobolan Bank) maka saya akan jual pemikiran ini ke pihak asing, dan jangan menuduh saya tidak nasionalis karena anda - anda sendiri memakai pemikiran pihak asing .... dan saya sudah capai hasil ide saya ini tidak ditanggapi !!!!!! Saya tunggu tanggapan anda sampai JUNI nanti ................